TVRINews – Bogor, Jawa Barat
Johannis Winar Utamakan Evaluasi Individu Lewat IBL All Indonesian 2026 di Tengah Ketatnya Laga Kontra Satya Wacana
Pelatih Kepala Pelita Jaya Basketball Jakarta, Johannis Winar, memilih untuk mengesampingkan pembahasan mengenai persiapan kompetisi musim mendatang. Juru taktik yang sukses mengantarkan tim meraih gelar juara Indonesia Basketball League (IBL) 2024 tersebut menegaskan bahwa konsentrasi utamanya saat ini tertuju sepenuhnya pada pemantauan performa individual pemain lokal.
Ajang IBL All Indonesian 2026 dimanfaatkan secara maksimal oleh pelatih yang akrab disapa Coach Ahang itu untuk membedah kapasitas teknis setiap pebasket lokal di dalam skuadnya.
Menurutnya, turnamen pramusim ini memegang peranan krusial dalam mengukur tingkat konsistensi permainan, pola pikir bertanding, serta pemahaman taktikal para pemain di lapangan.
"Bagi saya, turnamen ini sangat penting karena menjadi sarana untuk melihat sekaligus mengevaluasi pemain lokal yang nantinya akan diturunkan pada kompetisi resmi. Konsistensi, mindset, dan pemahaman terhadap sistem adalah hal-hal utama yang saya pantau secara seksama," ujar Johannis Winar melalui keterangan resminya di lama IBL Indonesia.
Selain mengevaluasi kerangka tim secara keseluruhan, perhatian khusus juga diberikan kepada para penggawa baru yang tengah beradaptasi dengan sistem permainan yang diusung. Salah satu nama yang mendapat sorotan khusus adalah guard berpengalaman, Indra Muhammad.
Meskipun proses adaptasi pemain bersangkutan dinilai menunjukkan perkembangan positif, sang pelatih menilai kapasitas maksimal sang pemain masih belum sepenuhnya keluar. Penilaian objektif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub dalam membangun kedalaman skuad yang kompetitif.
"Indra mungkin masih berada dalam tahap penyesuaian, terutama terkait sistem dan kerja sama dengan rekan-rekan setimnya yang baru. Sejauh ini penampilannya sudah cukup baik, tetapi saya masih menunggu potensi puncaknya terlihat seperti kemampuan terbaik yang pernah ia tunjukkan sebelumnya," tambahnya.
Langkah konsolidasi ini menjadi krusial menyusul kembalinya Johannis Winar ke kursi kepelatihan Pelita Jaya selepas era David Singleton. Manajemen klub tampaknya mempercayakan stabilitas tim kepada sosok pelatih berpengalaman yang telah terbukti mampu menghadirkan trofi juara.
Komitmen tinggi terhadap proses pembinaan internal ini turut tercermin di tengah arena pertandingan. Saat berita ini diturunkan, skuad Pelita Jaya tengah melakoni laga kompetitif melawan Satya Wacana, di mana anak asuh Johannis Winar sementara ini masih memegang kendali kepemimpinan perolehan angka dengan keunggulan 65-43 hingga kuarter berjalan.










