Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Dortmund
Juara bertahan Piala Eropa (EURO) Italia membuka kiprahnya pada perhelatan 2024 ini dengan kemenangan. Tampil dengan skuad yang berbeda dari empat tahun lalu, Italia berhasil mengalahkan Albania dalam laga perdananya di grup B EURO 2024.
Berlaga di Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, Minggu, 16 Juni 2024 dinihari waktu Tanah Air, Italia akhirnya bisa bernafas lega usai gawang Gianluigi Donnarumma sempat jebol dibawah menit pertama pertandingan. Meski demikian, juara EURO dua kali ini menang dengan skor akhir 2-1.
Sang juara bertahan dikejutkan oleh Albania kala laga baru berjalan 23 detik. Nedim Bajrami berhasil memanfaatkan kesalahan lemparan ke dalam Federico Dimarco menjadi gol. Albania unggul sementara dengan skor 1-0.
Baca Juga: EURO 2024: Pembukaan Manis Spanyol, Kalahkan Kroasia 3-0
Tertinggal satu gol memaksa tim berjuluk Gli Azzuri untuk keluar menyerang lebih awal. Hasilnya pun tiba 10 menit berselang. Sundulan Alessandro Bastoni memanfaatkan umpan Lorenzo Pellegrini membuat jala yang dikawal Thomas Strakosha bergetar, sekaligus menyamakan kedudukan bagi Italia. Kini skor menjadi imbang 1-1.
Seakan ingin membayar kecolongan di menit awal, anak asuh Luciano Spalletti ini langsung tancap gas untuk membuka keunggulannya pada laga ini. Sepakan dari luar kotak penalti Nicolo Barella berhasil menebus jantung pertahanan Albania menjadi gol pada menit ke-16. Italia kini berbalik unggul sementara dengan skor 2-1.
Mengingat, kedua tim kebobolan dari kesalahan sendiri. Membuat pertandingan berjalan dengan alur yang lebih lambat, karena mereka memilih untuk bermain lebih hati-hati.
Baca Juga: EURO 2024: Tuan Rumah Jerman Awali Kiprahnya dengan Bantai Skotlandia 5-1
Bermain dengan skeman bola-bola pendek, Italia hampir menggandakan keunggulannya pada menit ke-34, melalui sepakan cungkil dari Davide Frattesi yang masih menyentuh tangan dari Strakosha. Sehingga, bola masih membentur tiang gawang. Skor 2-1 pun masih bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tim berjuluk Kuqezinjte ini mecoba untuk tampil lebih berani untuk mengejar ketertinggalannya. Armando Broja dan kawan-kawan mencoba untuk tak gentar dengan nama besar Italia pada laga ini.
Perlahan tapi pasti, Federico Chiesa dan kawan-kawan mampu keluar dari tekanan anak asih Sylvinho itu. Bermodalkan pertahanan yang solid dari Bastoni dan Riccardo Calafori membuat Italia tampil lebih tenang di babak kedua ini.
Baca Juga: Persaingan Cabor Angkat Besi di Olimpiade 2024 Paris, Rizky Juniansyah Waspadai Shi Zhiyong
Seiring berjalannya pertandingan, penjaga gawang asal klub Brentford tersebut harus mendapat kredit lebih dalam laga ini. Perannya cukup krusial untuk mengamankan gawang Albania dari gempuran serangan dari Italia baik di babak pertama maupun kedua.
Dewi fortuna nampak belum berpihak kepada Albania. Di penghujung babak kedua, Rey Manaj hampir menyamakan kedudukan untuk negaranya. Menerima dari umpan jauh dari Kristjan Asllani, sang pemain pengganti hampir jadi penyelamat negaranya, bila sepakannya yang sudah menaklukan Donnarumma melebar tipis di sisi kanan gawangnya. Skor 2-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Dengan hasil ini, Italia setidaknya hanya membutuhkan hasil imbang melawan sang juara bertahan, Spanyol (20 Juni) untuk lolos ke babak 16 besar. Sedangkan, Albania membutuhkan dua kemenangan dalam dua laga sisa untuk mengamankan posisinya di EURO 2024 ini.
Editor: Redaktur TVRINews
