
Foto: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Dok. PBSI)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Kallang
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengawali langkah mereka di Singapore Open 2025 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong.
Bermain di babak 32 besar, unggulan keenam ini menang straight game 21-18, 21-16 di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Selasa, 27 Mei 2025.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 750 dan akan disiarkan langsung oleh Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai 28 Mei 2025.
Fajar/Rian sempat melakukan beberapa kesalahan sendiri, terutama di gim pertama. Namun mereka mampu mengatasi tekanan dan memanfaatkan keunggulan di permainan depan untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
“Alhamdulillah pertandingan pertama berjalan dengan lancar walaupun tadi beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Di sini kondisi lapangan sangat berangin dan tidak beraturan arahnya, juga shuttlecock-nya lumayan kencang, jadi memang harus antisipasi dengan pergerakan lebih cepat,” ujar Fajar dalam keterangan terulis yang diterima oleh tvrinews.com, Selasa, 27 Mei 2025.
Fajar menambahkan permainan di gim kedua ditentukan oleh servis dan penerimaan servis yang solid. Mengingat kondisi lapangan yang menyulitkan, strategi reli panjang tidak bisa diterapkan.
“Dengan kondisi lapangan seperti ini tidak bisa bermain rally, jadi permainan bola depannya harus prima dan mengungguli lawan,” ujar Fajar.
Fajar juga menjelaskan alasan mereka sempat absen di beberapa turnamen usai tampil di Piala Sudirman 2025.
“Dengan jadwal yang sangat padat, kami memilih tidak bermain di beberapa turnamen. Jadi seminggu turnamen, seminggu persiapan di Indonesia. Selain menjaga stamina dan fisik, pikiran juga harus dijaga agar tetap fresh,” ucap Fajar.
Sementara itu, Rian menyoroti pentingnya komunikasi saat lawan mulai mendekati perolehan poin di gim pertama.
“Di saat unggul lumayan jauh di gim pertama, mungkin mereka masih mencari-cari pola permainan. Tapi setelah itu mereka bisa mendekat poinnya. Kami mencoba terus komunikasi agar tidak lengah dan fokus terus cari poin,” tutur Rian.
Di babak 16 besar, Fajar/Rian akan menghadapi tantangan berat melawan pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.
“Melawan Dechapol/Kedren tidak akan mudah untuk kami. Besok masih ada hari untuk persiapan, jadi kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan tetap waspada,” kata Rian.
Editor: Redaktur TVRINews
