TVRINews – Madrid, Spanyol
Diwarnai cemoohan publik Bernabéu pada paruh pertama, Real Madrid bangkit secara impresif di babak kedua untuk mengamankan kemenangan perdana di bawah era kepelatihan José Mourinho.
Real Madrid menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa pada pertandingan kandang pertama mereka musim ini Kamis 27 Agustus 2026 Dini hari WIB. Sempat berada di bawah tekanan hebat serta mendapat cemoohan dari pendukung sendiri, Los Blancos sukses bangkit dan menggilas Real Sociedad dengan skor telak 4-1 di Stadion Santiago Bernabéu.
Kemenangan gemilang ini diwarnai oleh penampilan luar biasa penyerang bintang asal Prancis, Kylian Mbappé, yang sukses memborong tiga gol sekaligus. Hasil positif tersebut juga menandai kembalinya José Mourinho ke kursi kepelatihan Real Madrid di laga kandang, berselang lebih dari 13 tahun sejak masa baktinya yang terdahulu.
Atmosfer pertandingan sempat memanas sebelum turun minum. Para pendukung tuan rumah melayangkan cemoohan menyusul penampilan awal tim yang dinilai lamban, kurang padu, serta rapuh dalam mengantisipasi serangan balik cepat dari tim tamu.
Real Sociedad, yang tampil lebih tajam sejak menit awal, nyaris membuka keunggulan melalui peluang emas Mikel Oyarzabal. Tekanan demi tekanan dari tim tamu membuat publik Bernabéu, yang terkenal memiliki standar tinggi, mulai menyuarakan ketidakpuasan mereka di sepanjang paruh pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-4 menjelang turun minum ketika Fede Valverde melepaskan umpan terobosan akurat yang membelah lini pertahanan lawan. Kylian Mbappé menyambut bola dengan kecepatan penuh, mengecoh pemain belakang, dan melesatkan tendangan keras ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau penjaga gawang.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Lemahnya koordinasi lini belakang tuan rumah dimanfaatkan dengan baik oleh kubu Real Sociedad. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Luka Sucic sukses melepaskan tembakan terukur yang memperdaya kiper Thibaut Courtois, sekaligus menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, perubahan taktis yang dilakukan oleh jajaran pelatih mengubah total jalannya pertandingan. Real Madrid tampil jauh lebih agresif, mengalirkan bola dengan tempo tinggi, serta mendominasi lini tengah melalui pergerakan dinamis dari Vinícius Júnior dan Jude Bellingham.
Mbappé kembali membawa tuan rumah memimpin saat pertandingan berjalan genap satu jam. Kerja sama satu-dua yang apik dengan Jude Bellingham memberikan ruang bagi penyerang tim nasional Prancis itu untuk melepaskan tembakan mendatar yang merobek jala gawang lawan.
Tekanan bertubi-tubi dari Los Blancos tidak mengendur. Vinícius Júnior memperbesar keunggulan pada menit ke-68 menyusul tekanan efektif dari lini depan yang berbuah umpan matang di depan gawang. Pesta kemenangan Real Madrid akhirnya disempurnakan oleh Mbappé pada menit ke-80. Melalui operan cerdas dari Vinícius, Mbappé dengan tenang mencungkil bola melewati kiper untuk melengkapi catatan hat-trick perdananya musim ini.
Menanggapi reaksi suporter serta performa skuad asuhannya, José Mourinho memberikan pandangan yang objektif seusai pertandingan. Ia menilai tekanan dari tribun penonton merupakan bagian dari dinamika klub besar yang justru dapat memacu motivasi pemain untuk berkembang lebih baik.

(José Mourinho berada di area dugout kandang di Bernabéu untuk pertama kalinya dalam 13 tahun. [Foto: Diego Souto/The Guardian])
"Selalu ada rasa keadilan dalam sorak sorai maupun cemoohan, dan cemoohan sesekali tidak akan merugikan siapapun itu justru membantu Anda untuk tumbuh," ujar Mourinho kepada awak media.
Pelatih asal Portugal itu turut memuji respons luar biasa yang ditunjukkan para pemainnya ketika berada di bawah tekanan tinggi pada paruh kedua pertandingan.
"Kita semua mengenal Santiago Bernabéu dan betapa menuntutnya para suporter di sini. Saya sangat puas dengan cara para pemain merespons tekanan tersebut dan menampilkan paruh kedua yang hebat, di mana kami bahkan bisa mencetak lebih banyak gol," imbuhnya.
Mourinho juga memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi penyerang utamanya yang menjadi penentu kemenangan mutlak di kandang sendiri.
"Pria ini sangat luar biasa. Saya melihatnya begitu lapar untuk menorehkan sejarah bersama Real Madrid, dan saya melihat sebuah tim di mana, terlepas dari status Kylian sebagai bintang utama, sulit bagi saya untuk tidak memuji kolektivitas tim secara keseluruhan," pungkasnya.










