
Foto: Korea Selatan vs Ghana di Piala Dunia 2022 (Dok. FIFA)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Washington DC
Pertemuan tim-tim Afrika dan Asia di Piala Dunia kerap menghadirkan pertandingan yang ketat dan penuh gol.
Dalam lima edisi terakhir, duel antarwakil dua konfederasi ini menghasilkan total 46 gol dari 16 pertandingan.
Catatannya cukup berimbang. Wakil Afrika dan Asia sama-sama mengoleksi lima kemenangan, sementara enam laga lainnya berakhir imbang.
Statistik ini menunjukkan bahwa tidak ada dominasi mutlak dari salah satu kawasan dalam duel lintas benua tersebut.
Sejumlah pertandingan bahkan dikenang karena dramanya. Di antaranya Tunisia kontra Arab Saudi yang berakhir 2-2 pada edisi 2006, Nigeria melawan Korea Selatan dengan skor sama di 2010, hingga laga terbuka Korea Selatan vs Aljazair yang berakhir 2-4 pada 2014.
Hasil imbang 2-2 antara Jepang dan Senegal di 2018 juga menjadi salah satu laga menarik, disusul kemenangan Ghana 3-2 atas Korea Selatan pada 2022.
Pada Piala Dunia 2026, persaingan Afrika vs Asia kembali tersaji sejak fase grup. Tercatat ada tujuh pertemuan yang akan digelar, yakni Tunisia vs Jepang, Yordania vs Aljazair, Afrika Selatan vs Korea Selatan, Mesir vs Iran, Tanjung Verde vs Arab Saudi, Senegal vs Irak, serta Republik Demokratik Kongo vs Uzbekistan.
Dengan sejarah yang relatif seimbang, laga-laga ini berpotensi kembali menghadirkan kejutan sekaligus mempertegas perkembangan kekuatan sepak bola dari kedua kawasan.
Editor: Redaktur TVRINews
