TVRINews, Jakarta
Kembalinya Marselino Ferdinan ke lapangan bersama Timnas Indonesia menjadi salah satu sorotan dalam kemenangan 1-0 atas Mozambik pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
Pemain Oxford United yang musim lalu dipinjamkan ke klub Slovakia, AS Trencín, itu akhirnya kembali mengenakan seragam Garuda setelah absen cukup lama akibat cedera. Terakhir kali Marselino tampil untuk Timnas Indonesia terjadi pada September 2025 saat menghadapi Lebanon.
Dalam laga melawan Mozambik, Marselino langsung dipercaya tampil sejak menit awal dan menunjukkan perannya dalam membangun serangan Indonesia bersama Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui Marselino merupakan salah satu pemain yang memiliki karakter berbeda dibanding pemain lain di skuad Garuda saat ini.
Menurut Herdman, pemain berusia 21 tahun itu lebih nyaman beroperasi di sisi kanan serangan dengan kebebasan bergerak ke area-area dalam untuk menciptakan peluang.
"Marselino lebih nyaman bermain di sisi kanan, masuk ke ruang-ruang dalam dan bergerak keluar dari sana. Jadi ketika melihat kedua pemain itu, Anda bisa memahami posisi favorit masing-masing," kata Herdman kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Rabu, 10 Juni 2026.
Meski demikian, Herdman mengisyaratkan kehadiran Marselino pada FIFA Matchday Juni tidak otomatis membuatnya menjadi bagian utama skuad Indonesia untuk Piala ASEAN (AFF) 2026.
Menurutnya, situasi pemain yang berkarier di Eropa berbeda karena harus menyesuaikan kalender internasional FIFA dan kepentingan klub masing-masing.
"Marselino masih terikat kontrak dengan Oxford, jadi mereka tetap mengikuti aturan dan kalender FIFA," ujar Herdman.
Pelatih asal Inggris itu menegaskan AFF 2026 akan lebih banyak dimanfaatkan sebagai panggung bagi pemain-pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka dan bersaing memperebutkan tempat menuju Piala Asia 2027.
"Untuk AFF nanti, pemain-pemain lokal yang akan mendapatkan kesempatan tersebut. Mereka akan mendapat peluang untuk membawa pulang trofi dan menunjukkan siapa diri mereka sebenarnya dalam persaingan menuju skuad Piala Asia 2027, turnamen terbesar kami dan yang paling penting," ucap Herdman.
Sementara itu, kehadiran Marselino di lini depan kembali mendapat apresiasi dari rekan setimnya, Ole Romeny. Penyerang Oxford United tersebut mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Marselino karena sama-sama berkarier di klub yang sama.
"Hubungan saya dengan Lino sangat baik. Di Oxford kami menghabiskan banyak waktu bersama, jadi dia benar-benar terasa seperti adik saya sendiri," tutur Romeny.
Menurut Romeny, kedekatan di luar lapangan membuat kerja sama keduanya berjalan lebih alami ketika bermain bersama Timnas Indonesia.
"Di lapangan juga terlihat kami saling memahami. Kami bisa merasakan kapan saya melakukan pergerakan atau kapan saya masuk ke kotak penalti. Kami senang bermain bersama," kata Romeny.










