
Gilberto Mora salah satu hpemain Andalan Meksiko untuk Piala Dunia 2026 (Foto: Luis Cano/Jam Media)
Penulis: Fityan
TVRINews – Mexico City
Bintang muda El Tri ini absen akibat cedera pangkal paha yang berkepanjangan.
Harapan tim nasional Meksiko untuk tampil maksimal di Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan serius.
Gilberto Mora, pemain muda berbakat yang menjadi tumpuan masa depan El Tri, dilaporkan masih berkutat dengan cedera pangkal paha yang memaksa sang gelandang absen selama lebih dari satu bulan.
Mora telah berjuang melawan masalah medis ini sejak akhir Desember lalu. Setelah hanya tampil dalam durasi singkat bersama klubnya, Tijuana, pada awal musim Liga MX Clausura 2026,
Pemain berusia 17 tahun tersebut terpaksa menarik diri dari kamp pelatihan tim nasional bulan Januari. Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan ia akan kembali merumput.
Pendekatan Konservatif dan Kekhawatiran yang Meningkat
Klub Tijuana memilih metode pengobatan konservatif untuk mengatasi kondisi Pubalgia yang diderita Mora.
Jenis cedera ini serupa dengan yang dialami Lamine Yamal sebelumnya, serta yang saat ini mengancam ketersediaan Nico Williams untuk turnamen besar mendatang.
Meski demikian, absennya progres pemulihan yang signifikan mulai memicu alarm di internal tim nasional. Jurnalis senior Azteca Deportes, David Medrano, melaporkan bahwa situasi ini menjadi perhatian serius bagi federasi.
"Ada kekhawatiran besar. Sudah enam minggu berlalu, namun rasa sakit pada pangkal paha Mora belum juga hilang," ungkap Medrano.
Respons Federasi dan Manajemen Klub
Dalam konferensi pers hari Rabu, Presiden Tim Nasional Meksiko, Duilio Davino, mengonfirmasi komunikasi intensif dengan pihak klub terkait proses rehabilitasi Mora. Namun, ia tidak memberikan tanggal pasti terkait kembalinya sang pemain.
"Kami harus menghormati apa yang ingin disampaikan oleh klub atau tidak. Kami terus menjalin kontak erat dan berterima kasih kepada Tijuana karena selalu memantau rehabilitasi Gil (Mora)," ujar Davino
Davino menjelaskan bahwa faktor beban kerja di usia muda menjadi salah satu penyebab utama.
"Dia adalah anak yang, karena usianya, mengalami kelebihan beban pertandingan (overload). Kami berharap dia segera kembali sehingga bisa dipertimbangkan oleh pelatih Javier Aguirre."
Senada dengan Davino, manajer Tijuana, Sebastian Abreu, menekankan bahwa prioritas utama adalah kesiapan sang pemain untuk panggung dunia, bukan sekadar kembali bermain di liga domestik. "Tidak ada target tanggal pasti; yang terpenting adalah Gil siap untuk Piala Dunia," tegas Abreu.
Mencari Alternatif di Lini Tengah
Ketidakpastian kondisi Mora memaksa pelatih Javier Aguirre untuk segera mencari alternatif menjelang laga persahabatan internasional melawan Portugal dan Belgia pada bulan Maret mendatang.
- • Alvaro Fidalgo : Gelandang Real Betis ini menjadi kandidat kuat untuk melakoni debutnya bersama Meksiko setelah proses perpindahan federasi dari Spanyol disetujui FIFA.
- • Obed Vargas : Rekan setim Mora di Piala Dunia U-20 yang kini membela Atletico Madrid, juga diprediksi akan mendapatkan menit bermain yang signifikan sebagai pengganti peran Mora di lini tengah.
Meski memiliki beberapa opsi pengganti, kehilangan Mora yang tampil impresif sepanjang tahun 2025 tetap menjadi kerugian besar bagi skema permainan Meksiko.
Kondisi kebugaran sang wonderkid dipastikan akan terus menjadi sorotan utama publik sepak bola Meksiko menuju perhelatan Piala Dunia 2026.
Editor: Redaktur TVRINews
