TVRINews, Tangerang
Pelatih Persija Women Ricky Nelson menyoroti penyelesaian akhir timnya setelah kalah 0-1 dari Dewa United FC Women pada pekan ketiga Indonesia Women's League (IWL) 2026/27.
Bertanding di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu, 1 November 2026, Persija gagal mencetak gol meski mampu memberikan tekanan, terutama pada babak kedua.
Ricky menilai anak asuhnya beberapa kali berhasil memasuki area pertahanan lawan, tetapi belum mampu memaksimalkan peluang. Menurutnya, salah satu pekerjaan rumah Persija adalah mempertajam lini depan serta meningkatkan kemampuan dasar pemain, terutama dalam mengontrol bola.
"Ke depannya kita perlu mempertajam lini depan. Sebenarnya tadi berkali-kali kita sudah bisa masuk ke dalam, tetapi lini depan belum bisa menyelesaikannya. Beberapa kali kita sudah bisa melakukan umpan silang ke kotak penalti, hanya kontrol bola dan teknik dasarnya memang perlu diperbaiki," kata Ricky kepada wartawan termasuk tvrinews.com seusai pertandingan, Minggu, 1 November 2026.
Ricky mengakui Dewa United memiliki sejumlah pemain yang lebih siap dari sisi individu dan kekuatan fisik. Kondisi tersebut membuat Persija harus bekerja keras untuk mengimbangi permainan lawan.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi para pemain yang mampu menjalankan instruksi, khususnya dalam mengontrol permainan dan meningkatkan tekanan pada babak kedua.
"Selamat untuk Dewa United. Saya melihat beberapa pemain mereka sudah jauh lebih siap, terutama dari sisi individu dan kekuatan fisik. Namun, saya bersyukur anak-anak tetap mau menjalankan apa yang kami rencanakan. Pada babak kedua, kami lebih mengontrol permainan dan mencoba menekan mereka lebih banyak. Hanya sayang, itu belum bisa menjadi peluang untuk mencetak gol," ujar Ricky menjelaskan.
Ricky menjelaskan Persija sejak awal memasang dua penyerang untuk menerapkan tekanan tinggi kepada Dewa United. Strategi tersebut membuat energi pemain terkuras, terlebih pertandingan berlangsung pada sore hari dengan cuaca panas.
Ketika kedua penyerang mulai kehabisan tenaga, Persija harus mengubah komposisi di lini depan. Situasi itu membuat sejumlah pemain muda harus menghadapi pemain bertahan lawan yang lebih berpengalaman.
"Ketika dua striker sudah habis, akhirnya tersisa satu striker. Ada pemain yang harus naik ke depan dan pemain lain terpaksa berduel dengan pemain lawan yang lebih senior. Itu membuat pemain muda kami masih membutuhkan pengalaman," tutur Ricky.
Dalam pertandingan tersebut, Persija juga tidak diperkuat Vivi Oktavia Riski. Ricky mengonfirmasi pemain tersebut absen karena akumulasi kartu kuning. Sebagai pengganti, Persija menurunkan May Fryra Ega Wulan Tary yang dinilai mampu tampil cukup baik.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Ricky, yang baru menjalani pertandingan pertamanya di kompetisi IWL bersama Persija. Ia berharap timnya bisa memperbaiki kekurangan dan meraih tiga poin pada pertandingan berikutnya.
Sementara, kemenangan atas Persija membuat Dewa United FC Women tetap berada di puncak klasemen sementara IWL 2026/27 dengan sembilan poin dari tiga pertandingan. Persija Women masih menempati posisi juru kunci dengan satu poin.









