
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Nonthaburi
Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi laga perdana di ajang ASEAN Futsal Championship 2026 yang mulai bergulir di Nonthaburi Hall, Tailan, Minggu, 5 April 2026.
Bagi Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan jajaran pelatih, keikutsertaan dalam turnamen ini tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi timnas.
Salah satu fokus utama adalah memberikan pengalaman internasional kepada para pemain yang tampil di kompetisi domestik Profesional Futsal League (PFL).
Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan Indonesia memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, dengan pemain-pemain berkualitas yang siap diturunkan kapan saja.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto mengungkapkan pendekatan yang digunakan dalam turnamen ini bersifat realistis dan bertahap. Ia menekankan pentingnya proses dibanding sekadar hasil akhir.
"Kami hanya ingin mencoba untuk kompetitif. Target utama kami adalah mengembangkan tim nasional agar memiliki lebih banyak pemain yang siap bermain kapan pun kami membutuhkan mereka," ujar Souto dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Minggu, 5 April 2026.
Terkait turnamen ini, kami akan menjalaninya pertandingan demi pertandingan. Semoga kami bisa mencapai semifinal, itu adalah target hasil kami untuk fase grup, dan setelah itu kita lihat apa yang terjadi," ucap Souto menambahkan.
Indonesia tergabung di Grup B bersama Brunei Darussalam, Malaysia, dan Australia. Turnamen ASEAN Futsal Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 12 April di Nonthaburi, Tailan.
Editor: Redaksi TVRINews
