
Pebulu Tangkis Putri Indonesia Putri Kusuma Wardani
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Rangkaian turnamen Eropa 2026 yang meliputi German Open, All England, Swiss Open, dan Orleans Masters memang belum menghadirkan gelar juara bagi Indonesia.
Dari sektor tunggal putri, terdapat sejumlah catatan perkembangan, khususnya dari penampilan Putri Kusuma Wardani.
Kepala Pelatih Tunggal Putri Imam Tohari menilai Putri KW menunjukkan progres yang cukup baik sepanjang tur, meski masih perlu meningkatkan konsistensi permainan di lapangan.
“Dalam setiap pertandingan ada yang bagus dan tidak bagus. Konsistensi di lapangan masih harus ditingkatkan, terutama dalam kontrol pikiran dan cara bermain,” ujar Imam dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia juga menyoroti penampilan Putri KW di partai final Swiss Open yang dinilai belum maksimal, terutama dari sisi mental.
“Di final, Putri belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Faktor mental dan kontrol pikiran, seperti kurang tenang dan kurang yakin, cukup memengaruhi penampilannya. Memang untuk partai final tekanan mental yang dirasakan para pemain tentu berbeda dibanding pertandingan sebelumnya,” ucap Putri KW menjelaskan.
Menurut Imam, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah penting bagi Putri jika ingin bersaing lebih stabil di level elite dunia. Ia berharap ke depan Putri KW mampu mengelola tekanan dengan lebih baik, terutama di laga-laga krusial.
Meski demikian, perkembangan yang ditunjukkan Putri tetap mendapat apresiasi. Imam menilai ada peningkatan dari sisi performa, namun dibutuhkan kesiapan internal yang lebih kuat untuk menembus level tertinggi.
“Progres Putri sudah baik, tetapi untuk menembus jajaran empat besar dunia tentu tidak mudah. Ia harus memahami kendala dalam dirinya, berani mengambil inisiatif, dan lebih percaya diri saat bertanding,” tutur Putri KW.
Hasil dari tur Eropa ini pun akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih, terutama dalam membangun konsistensi, ketahanan mental, serta kesiapan teknis Putri KW menghadapi persaingan di turnamen berikutnya.
Editor: Redaksi TVRINews
