
Para Atlet Karate Tetap Latihan Meski Berpuasa
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Medan
Memasuki bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, berbagai cabang olahraga tetap menjalankan latihan guna menjaga performa atlet dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi setelah Lebaran.
Salah satunya adalah tim karate di Dojo Mutaqin, Medan Johor, yang tetap aktif berlatih meskipun para atlet sedang menjalankan ibadah puasa.
Latihan bersama ini diikuti oleh anak-anak usia dini hingga remaja. Selain sebagai sarana pembelajaran ekstrakurikuler, karate juga menjadi ajang pencarian bakat dan prestasi di bidang olahraga bela diri.
Pelatih dari Inkanas Medan, Senpai Muhammad Rizki Pasa, mengungkapkan bahwa meskipun latihan berlangsung di bulan Ramadan, anak-anak tetap semangat mengikuti gerakan yang diajarkan.
“Kami mengurangi intensitas latihan agar tidak terlalu menguras tenaga atlet, tetapi tetap memberikan materi dasar agar mereka tetap bisa berlatih dengan baik,” kata Senpai Muhammad Rizki dalam keterangan yang diterima tvrinews.com, Selasa, 4 Maret 2025.
Karate memberikan banyak manfaat bagi anak-anak, di antaranya meningkatkan kedisiplinan, melatih kesehatan fisik, menumbuhkan solidaritas, serta membekali mereka dengan keterampilan membela diri.
"Latihan karate juga dapat mengurangi ketergantungan mereka pada gadget atau handphone," ujarnya.
Dalam sesi latihan, anak-anak diajarkan berbagai teknik dasar karate, seperti tangkisan Agi Uke, Soto Uke, serta pukulan Chudan Zuki dan Jodan Zuki. Sebelum memulai latihan, mereka terlebih dahulu melakukan pemanasan atau stretching untuk menghindari cedera.
Senpai Muhammad Rizki menambahkan, melatih anak-anak usia dini memerlukan kesabaran dan keuletan, mengingat mereka cenderung lebih aktif berinteraksi, bercanda, dan bermain selama latihan.
"Ya di usia inilah mereka lebih cepat menangkap dan menjiwai teknik yang diajarkan," ujarnya.
Dengan terus berlatih, diharapkan anak-anak yang mengikuti karate tidak hanya mampu mengukir prestasi, tetapi juga memiliki karakter disiplin dan kuat, baik secara fisik maupun mental.
Editor: Redaktur TVRINews
