TVRINews, Jakarta
Bek Timnas Indonesia Justin Hubner mengungkap keluarganya mendapat ancaman pembunuhan di media sosial dari sejumlah netizen Malaysia dan Vietnam selama perjalanan skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Hubner mengatakan ancaman tersebut menjadi salah satu tekanan yang dirasakan keluarganya. Namun, ia memilih menjadikan situasi itu sebagai motivasi untuk membuktikan kemampuan Timnas Indonesia di lapangan.
"Masyarakat Malaysia, masyarakat Vietnam, mereka berbicara terlalu banyak di media sosial, mereka memberikan banyak ancaman pembunuhan kepada keluarga saya," kata Hubner kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurutnya, satu-satunya cara yang bisa dilakukan tim adalah menjawab berbagai tekanan tersebut melalui performa di atas lapangan. Ia pun menyebut keberhasilan menjadi juara sebagai pembuktian Indonesia.
"Satu-satunya hal yang dapat kami lakukan adalah menang dan menunjukkan kepada mereka siapa raja yang sebenarnya. Saya pikir kami telah membuktikannya hari ini," ujar Hubner.
Indonesia memastikan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2 pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.
Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit pertandingan. Indonesia kemudian tampil lebih baik dalam adu penalti untuk memastikan kemenangan sekaligus mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.
Hubner kemudian meminta pihak-pihak yang sebelumnya melontarkan komentar dan ancaman tersebut untuk menerima hasil pertandingan.
"Saya pikir negara-negara tersebut harus diam, karena Indonesia (juara)," ucap Hubner.










