
Indonesia Open 2023: Gagal ke Final, Pram/Yere Sesali Momentum Gim Kedua
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Perjuangan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di turnamen bulutangkis Indonesia Open 2023 harus terhenti pada babak semifinal.
Dalam laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 17 Juni 2023, Pram/Yere tersingkir seusai takluk dari pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor akhir 21-12, 21-23, 13-21.
The PraYer -julukkan Pram/Yere- mengaku sempat kehilangan momentum di gim kedua. Saat momentum bagus di gim pertama, keduanya malah terlihat tergesa-gesa di penghujung gim kedua, sehingga akhirnya malah menyerah dengan skor 21-23.
Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Siap Keluarkan Dana di Pemilu 2024
"Pada gim pertama kami sudah benar mainnya. Sayang pada gim kedua dan ketiga saat poin krusial bermain kurang sabar jadi banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Pram seusai pertandingan, Sabtu, 17 Juni 2023.
Faktor stamina tampaknya menjadi kendala bagi juara Asia 2022 itu mengingat pada gim penentuan mereka kehilangan fokus. Hal tersebut sejatinya tidak terlepas dari performa pasangan rangking 25 itu sepanjang turnamen BWF Super 1000 itu.
Tercatat sejak babak awal, mulai dari menghadapi Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, hingga Liang Weng Keng/Wang Chang (China), Pramudya/Yeremia menang lewat pertarungan rubber game.
"Saat pertarungan rubber game, stamina kami sudah mulai mengendur. Mulai dari tangan, kaki, dan pinggang sudah mulai lelah. Kami mengawali pertarungan rubber game dengan kurang apik," ujar Pram.
"Kami sudah melalui banyak turnamen sejak SEA Games Games 2023. Waktu recovery kami juga tidak banyak sehingga harus mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk turnamen berikutnya," ucap Yere menambahkan.
Baca Juga : PSSI Targetkan Indonesia Bisa Tahan Imbang Argentina
Editor: Redaktur TVRINews
