
Ilustrasi bintang muda Inter Milan, Ange-Yoan Bonny. (TVRI/Grafis Yusuf)
Penulis: Muhammad Ridwan
TVRINews - Milan, Italia
Bonny memang pernah dua kali turun membela tim muda Prancis, tetapi belum pernah mencetak gol.
Keputusan mengejutkan datang dari bintang muda Inter Milan, Ange-Yoan Bonny. Pemain berusia 22 tahun ini memilih membela Pantai Gading, dengan meninggalkan kemungkinan tampil untuk Prancis, negara kelahirannya, menjelang Piala Dunia 2026.
Menurut jurnalis Pantai Gading, Sanh Severin, melalui FCInterNews, Bonny telah memastikan pilihannya sebelum jendela internasional Maret mendatang. Ia memilih memperkuat Gajah Perang karena punya kans lebih besar untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Padahal, Bonny sempat tampil di berbagai level tim muda Prancis, terakhir untuk U-21. Hanya saja ia tidak akan bergabung dengan skuad senior Les Bleus.
Bonny memang pernah dua kali turun membela tim muda Prancis, tetapi belum pernah mencetak gol. Kini, ia siap menerima panggilan Pantai Gading dan menjadi bagian dari skuad di Piala Dunia mendatang.
Pelatih Pantai Gading, Emerse Fae, berpotensi sudah bisa menurunkan Bonny pada jeda internasional Maret mendatang. Kehadirannya akan membawa warna baru untuk lini depan negara tersebut.
Korea Selatan menjadi lawan yang terkonfirmasi menghadapi Pantai Gading. Duel uji coba tersebut dilangsungkan 28 Maret mendatang.
Sebelumnya, perjalanan Bonny terlihat mengarah ke Prancis. Setelah menapaki level-level tim muda, panggilan tim senior seolah menjadi langkah logis berikutnya.
Namun musim ini, dengan catatan tujuh gol dan enam assist untuk Inter Milan, Bonny punya rencana lain. Ia memutuskan bermain untuk Pantai Gading dan menatap Piala Dunia dengan bendera baru.
Pada Piala Dunia 2026, Pantai Gading menempati Grup E. Tim yang identik dengan warna jingga tersebut akan menghadapi Ekuador, Jerman, Curacao.
Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Setelah absen selama 12 tahun akhirnya Pantai Gading bisa kembali tampil dalam ajang prestisius tersebut.
Pantai Gading mencetak 13 gol dalam tiga penampilan beruntun di Piala Dunia antara 2006 dan 2014. Ada delapan pemain yang mengukir namanya yakni Didier Drogba (gol pada 2006 dan 2010), Aruna Dindane (dua gol pada 2006), serta Bony dan Gervinho (masing-masing dua gol pada 2014).
Editor: Muhammad Ridwan
