Penulis: Fityan
TVRINews – Hampden Park
Aksi Epik di Hampden Park: Dua Gol Penentu Hancurkan Denmark, Skotlandia Akhiri Penantian 28 Tahun
Tim nasional Skotlandia akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun untuk kembali berlaga di Piala Dunia putra setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas tim favorit grup, Denmark, dalam malam yang penuh kejutan di Hampden Park.
Dua gol spektakuler pada menit-menit akhir waktu tambahan memastikan Tartan Army akan tampil di putaran final turnamen yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada musim panas mendatang. Skotlandia, yang terakhir kali tampil di Piala Dunia 1998 di Prancis, kini akan ambil bagian dalam pengundian pada 5 Desember 2025 mendatang.
Pelatih kepala, Steve Clarke, yang kini menjadi pelatih pertama yang memimpin Skotlandia ke tiga turnamen besar, menantang para pemainnya untuk bermain dengan "antisipasi kesuksesan, bukan ketakutan akan kegagalan," demi menghindari keharusan melalui babak play-off yang melelahkan pada bulan Maret. Para pemain Skotlandia menjawab tantangan tersebut dalam sebuah malam yang monumental.
Pertandingan dimulai dengan gemuruh tak terkendali saat gelandang serang, Scott McTominay, mencetak gol sensasional melalui tendangan salto overhead kick yang luar biasa pada menit ketiga, mengarahkan bola melewati kiper Denmark Kasper Schmeichel.
Namun, seperti yang sering terjadi dalam sejarah sepak bola Skotlandia, keunggulan itu terancam buyar. Denmark, yang sebelumnya kehilangan poin tak terduga saat melawan Belarus pada hari Sabtu, terus menekan.
Mereka berhasil menyamakan kedudukan setelah kapten Skotlandia, Andy Robertson, dinilai melanggar Gustav Isaksen di kotak penalti. Rasmus Hojlund sukses mengeksekusi penalti setelah tinjauan VAR yang panjang.
Titik balik bagi Skotlandia datang ketika Rasmus Kristensen diusir keluar lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua.
Suporter di Hampden kembali bergemuruh setelah pemain pengganti, Lawrence Shankland, mencetak gol internasional keempatnya, menusuk ke gawang Denmark saat waktu normal tersisa sekitar sepuluh menit. Namun, keheningan sempat menyelimuti stadion ketika Patrick Dorgu dengan mudah menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian.
Momen Penentuan yang Luar Biasa
Generasi pemain Skotlandia ini, yang telah melalui banyak kekecewaan di masa lalu, menunjukkan tekad kuat bahwa malam itu tidak akan menjadi kekecewaan lain. Momen ajaib pun terjadi.
Bek sayap Celtic, Kieran Tierney, melepaskan tembakan jarak jauh yang spektakuler tiga menit memasuki waktu tambahan, menjadikan mimpi yang tertunda selama hampir tiga dekade menjadi kenyataan.
Belum cukup, drama ditutup oleh Kenny McLean yang berhasil mencetak gol dari tengah lapangannya sendiri, mengakhiri 'kutukan' Piala Dunia Skotlandia dengan cara yang paling sulit dipercaya.
Kemenangan ini memastikan Skotlandia lolos ke final Piala Dunia putra untuk pertama kalinya sejak tahun 1998 di bawah Craig Brown, dan menegaskan reputasi mereka sebagai tim yang 'datang saat dibutuhkan' (come up clutch) dalam kampanye kualifikasi rollercoaster ini.
Editor: Redaksi TVRINews
