
PBPI Targetkan Bentuk Pelatnas Padel Indonesia usai PON XXI/2024 Aceh-Sumut
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Ketum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Galih Kartasasmita menargetkan untuk membentuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) setelah menjadi cabang olahraga (cabor) eksebisi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.
Mengingat, status PBPI sudah masuk sebagai anggota Federasi Internasional Padel (FIP) dan telah resmi menjadi anggota KONI Pusat. Bahkan, cabor ini diagendakan masuk dalam Olimpiade.
"Kalau sudah ada di PON, Pelatda-nya sudah ada kan. Ya hasil-hasilnya pasti dari Pelatda ke Pelatnas. Itu target saya, saya ngga mau (padel) hanya cuma jadi permainan. Saya mau ini jadi olahraga dan setiap olahragawan pasti targetnya Pelatnas, ngga mungkin ngga," kata Galih kepada wartawan termasuk tvrinews.com di Jakarta, Minggu, 28 Juli 2024.
Bermuara membentuk Tim Nasional, Padel Indonesia pun sudah mendapatkan undangan dalam sejumlah kualifikasi Nation Games, World Beach Games, hingga menjadi Olimpiade 2028 Los Angeles.
Sehingga, PBPI tidak hanya mencari bibit atlet dari usia senior, melainkan dari kelompok usia muda, seperti U-14 dan U-16. Semua tahap tersebut bakal dimulai dari PON XXI/2024 Aceh-Sumut sampai turnamen terdekat Asian Games 2026 Jepang.
"Pokoknya secepat mungkin InsyaAllah. Bahkan ada kelompok usia juga untuk Asian Games yang waktu terdekat. Dari Indonesia nanti ada kelompok usia juga. U-14, U-16. Jadi emang disini kita targetnya sampai Olimpiade. Merah-Putih lah all the way. Asian Games terdekat itu sudah ada siapanya," ujar Galih.
Tak hanya itu, Indonesia bersama sejumlah negara ASEAN lainnya, seperti Filipina, Vietnam, dan Malaysia mendorong adanya pertandingan dalam multievent dari SEA Games atau Asian Games sekalipun agar dalam Olimpiade 2028 Los Angeles mereka sudah memiliki pengalaman bertanding di level internasional.
"Di Los Angeles (Olimpiade 2028) itu pasti (cabor) eksebisi. Jadi begitu (alur) eksebisi-eksebisi-eksebisi baru cabor-cabor-cabor. Itu target kita," ucap Galih.
Langkah lain yang coba dilakukan adalah Indonesia yang sudah menjadi anggota FIP memiliki kesempatan untuk menjadi tuan rumah World Tour Padel tahun 2025 mendatang.
"Saya bilang FIP sudah memberikan suatu green light untuk kita mungkin host suatu single event besar disini, jadi kita lihat saja InsyaAllah," tutur Galih.
Editor: Rina Hapsari
