
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Timnas Futsal Indonesia kembali mencetak sejarah dengan lolos ke pertandingan final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.
Hasil indah tersebut diraih usai Indonesia mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 dalam laga yang dihelat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Mengawali jalannya pertandingan, Indonesia tampak memberikan tekanan tinggi terhadap pertahanan Jepang. Tim besutan Kensuke Takahashi pun kesulitan memainkan permainan yang diinginkan.
Jepang terus memberikan gempuran pada lima menit pertama. Beruntung, kiper Timnas Futsal Indonesia Ahmad Habiebie sigap melakukan penyelamatan.
Peluang pertama tim tuan rumah didapatkan pada menit ke-6. Memanfaatkan skema serangan balik, Yogi Saputra melesatkan tendangan keras dari sudut sempit yang masih diselamatkan oleh kiper Jepang, Hiroshi Tabuchi.
Tak lama berselang, giliran M. Iqbal Iskandar memberikan ancaman dari skema serupa. Namun, kembali dimentahkan oleh Tabuchi.
Gawang Indonesia mendapatkan ancaman berbahaya pada menit ke-9 lewat sepakan jarak jauh Kokoro Harada yang membentur tiang gawang.
Terus dikepung, Indonesia berhasil membuka keunggulannya pada menit ke-12. Memanfaatkan skema tendangan sudut, Samuel Eko kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakannya dari situasi kemelut. Indonesia unggul sementara dengan skor 1-0.
Unggul satu gol membuat sang juara Piala Asia Futsal empat kali itu memberikan tekanan dengan intensitas tinggi.
Indonesia yang kembali memanfaatkan bola-bola panjang dan serangan balok kembali mendapatkan peluang pada menit ke-16 lewat Reza Gunawan yang kemabli dimentahkan oleh Tabuchi.
Menutup babak pertama, Indonesia kembali mendapatkan peluang dari Samuel Eko. Aksi individunya melewati pertahanan Jepang hampir membuahkan hasil. Sepakannya masih bisa diamankan oleh Tabuchi. Indonesia mempertahankan keunggulan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Timnas Futsal hampir memperbesar keunggulannya. Berawal dari aksi individu Israr Megantara, ia memberikan umpan terukur yang gagal dikonversikan Iqbal menjadi gol.
Indonesia akhirnya berhasil menggandakan keunggulannya pada menit ke-23. Berawal dari set play bola panjang, Takehiro Motohishi salah mengantisipasi umpan silang Ardiansyah Nur malah menjadi gol ke gawangnya sendiri. Indonesia unggul semakin jauh dengan skor 2-0.
Unggul dua gol, Hector Souto memilih untuk tetap bermain sabar dan memilih untuk menunggu lawan yang tampil sangat agresif.
Jepang pun memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-30 lewat sepakan jarak jauh Motohishi yang gagal diantisipasi oleh Habiebie. Indonesia masih unggul dengan skor 2-1.
Terus menerus diserang, gawang Indonesia pun kembali bobol pada menit ke-35 juga lewat tendangan jarak jauh kali ini lewat kali Kazuya Shimizu. Skor menjadi imbang 2-2.
Indonesia terus berusaha menahan serangan Jepang yang tampil lebih kencang. Kembali dengan serangan balik, Samuel Eko menjalankan perannya sebagai tembok dengan baik.
Ia memberikan umpan matang kepada Firman Adriansyah dan diselesaikan menjadi gol pada menit ke-38. Indonesia kembali unggul dengan skor 3-2.
Waktu tersisa 38 detik, Jepang mendapatkan hadiah penalti setelah Iqbal handsball di dalam lingkaran. Shimizu sang eksekutor berhasil mejalankan tugasnya. Skor kembali imbang 3-3 hingga waktu normal usai. Pertandingan dilanjutkan babak perpanjangan waktu.
Indonesia kembali unggul di penghujung babak pertama perpanjangan waktu. Berawal dari kesalahan Yusei Arai, Reza Gunawan langsung menghantam bola menjadi gol. Indonesia unggul 4-3.
Memulai babak kedua perpanjangan waktu, Jepang langsung menyerang dengan skema power play.
Kesalahan langsung set play langsung dimanfaatkan oleh Dewa Rizky menjadi gol. Indonesia semakin menjauh dengan skor 5-3 yang bertahan hingga usai.
Di babak final, Indonesia akan menantang sang juara bertahan, Iran, pada Sabtu, 7 Februari 2026 mendatang.
Editor: Redaktur TVRINews
