TVRINews, Jakarta
Tunggal Putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI setelah 12 tahun menjadi bagian dari skuad utama Tim Bulutangkis Indonesia.
Keputusan tersebut disampaikan Gregoria kepada Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) setelah melalui komunikasi dengan Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian dan kepala pelatih tunggal putri utama Pelatnas PBSI Imam Tohari.
Dalam surat yang disampaikannya, Gregoria mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan pelatih PP PBSI atas kesempatan, pengalaman, serta kepercayaan yang telah diberikan sepanjang kariernya di Pelatnas.
Keputusan ini diambil Gregoria setelah mempertimbangkan kondisi kesehatannya yang hingga kini masih dalam proses pemulihan dari vertigo. Ia mengaku belum pulih sepenuhnya dan belum memiliki keyakinan untuk kembali tampil di level kompetitif.
Langkah tersebut menandai akhir perjalanan panjang Gregoria bersama Pelatnas PBSI, tempat ia berkembang menjadi salah satu tunggal putri terbaik Indonesia di level internasional.
Selama memperkuat Merah Putih, Gregoria menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Ia meraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, medali perunggu SEA Games Malaysia 2017 dan Vietnam 2021, serta gelar juara dunia junior 2017.
Di level BWF World Tour, Gregoria sukses meraih gelar juara Spain Masters 2023 dan Kumamoto Masters 2023. Ia juga mencatatkan sejumlah hasil impresif sebagai runner-up di Australian Open 2022, Malaysia Masters 2023, Swiss Open 2024, dan Kumamoto Masters 2025.
Dedikasi, semangat juang, dan konsistensinya selama membela Indonesia menjadikan Gregoria sosok inspiratif bagi generasi muda bulutangkis nasional.
PP PBSI menghormati keputusan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar yang telah diberikan Gregoria selama membela Indonesia.
“Gregoria adalah atlet yang telah memberikan banyak kontribusi dan kebanggaan untuk Indonesia. Kami menghormati keputusan yang diambil dan berharap yang terbaik untuk kesehatan serta masa depannya,” ujar Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 15 Mei 2026.
Kini, Gregoria memilih fokus pada pemulihan kesehatannya, sembari menutup satu babak penting dalam perjalanan kariernya bersama Pelatnas PBSI.










