Penulis: Fityan
TVRINews - Wembley
Sihir Nico O’Reilly Hancurkan Mimpi Arsenal
Panggung megah Stadion Wembley menjadi saksi bisu runtuhnya ambisi quadruple Arsenal. Dalam laga final Carabao Cup yang berlangsung dramatis, Minggu 22 Maret 2026 malam WIB.
Manchester City berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan perlawanan The Gunners dengan skor meyakinkan 2-0.
Pahlawan kemenangan The Citizens malam itu bukanlah nama besar yang biasa menghiasi papan skor, melainkan bintang muda berbakat, Nico O’Reilly.
Gelandang berusia 21 tahun itu mencetak dua gol penentu dalam kurun waktu hanya empat menit di babak kedua, sekaligus memberikan kado ulang tahun terindah bagi dirinya sendiri.
Pertandingan sejatinya berjalan sangat ketat sejak peluit pertama dibunyikan.
Arsenal sempat mendominasi di 15 menit awal melalui tekanan tinggi yang membuat City sulit bernapas.
Peluang emas dari Kai Havertz dan Bukayo Saka sempat mengancam, namun ketangguhan kiper James Trafford di bawah mistar gawang City berhasil mementahkan segala upaya tim asuhan Mikel Arteta.
Momen krusial terjadi pada menit ke-60. Berawal dari umpan silang Rayan Cherki, penjaga gawang Arsenal, Kepa Arrizabalaga, melakukan blunder fatal saat bola tangkapannya terlepas.
O’Reilly yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola liar dengan sundulan untuk membawa City unggul 1-0.
Belum sempat Arsenal menata kembali mentalitas mereka, City kembali menghukum melalui skema serupa pada menit ke-64. Kali ini, Matheus Nunes mengirimkan umpan akurat yang diselesaikan dengan tandukan mematikan oleh O’Reilly ke pojok gawang.
Arsenal mencoba bangkit dengan memasukkan tenaga baru, namun peluang dari Riccardo Calafiori dan Gabriel Jesus hanya membentur tiang gawang.
Hingga laga berakhir, skor tetap tidak berubah.
Kemenangan ini memastikan trofi Carabao Cup kesembilan bagi Manchester City, sekaligus gelar kelima bagi Pep Guardiola dalam satu dekade kepemimpinannya di Etihad.
Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang mengakhiri harapan mereka untuk menyapu bersih empat gelar musim ini, sekaligus memperpanjang kutukan mereka di final Piala Liga.
Dengan trofi pertama sudah di tangan, Manchester City kini mengalihkan fokus untuk mengejar ketertinggalan sembilan poin dari Arsenal di puncak klasemen Premier League, membawa momentum kemenangan ini sebagai sinyal peringatan bagi para Rival riva
Editor: Redaktur TVRINews
