
6 Fakta Menarik Perjalanan Terjal Prancis Menuju Final Piala Dunia 2022
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Prancis berpeluang untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia setelah melangkah ke partai final. Perjalan tim besutan Didier Deschamps menuju laga puncak akhir pekan ini sangat terjal.
Mulai dari kehilangan banyak pemain penting, karena terhantam cedera hingga sejumlah nama yang tidak menunjukkan performa sesuai dengan harapan. Namun, Les Bleus tetap tampil memukau dalam turnamen empat tahunan tersebut.
Tergabung di grup D bersama Australia, Denmark, dan Tunisia, Hugo Lloris dan kawan-kawan lolos menjadi yang terbaik. DI babak gugur pun, mereka mampu melewati hadangan Polandia di babak 16 besar, Inggris pada babak 8 besar, dan Maroko saat semi final.
Selama perjalanan Prancis menuju pertandingan final melawan Argentina pada Minggu (18/12/2022) mendatang, terdapat enam fakta menarik yang dirangkum oleh TVRINews.com.
1. Negara Ketiga Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia

Prancis berpeluang untuk menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia sejak tahun 1962. Brazil menjadi negara yang sukses menjadi juara dalam dua edisi beruntun pada tahun 1958 dan 1962.
Sebelum Brazil, juga ada Italia yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia pada tahun 1934 dan 1938. Dengan ini, Prancis berpotensi menjadi negara elit ketiga yang memperoleh gelar juara secara beruntun
2. Patahkan Kutukan Juara Bertahan

Lolosnya Prancis ke partai final memberikan arti tersendiri bagi penylenggaraan turnamen terbesar sepak bola itu. Pasalnya, terdapat kutukan juara bertahan tidak mampu melangkah dari fase grup.
Hal tersebut dialami oleh Prancis sendiri yang juara tahun 1998 dan gagal di 2002. Tradisi itu berlanjut oleh Italia pada edisi 2010, Spanyol 2014, dan Jerman 2018.
3. Banyak Pemain Cedera, Termasuk Peraih Ballon d'Or

Prancis tampil tidak dengan kekuatan penuhnya dalam Piala Dunia 2022 ini. Pelatih Prancis Didier Deschamps harus memutar otak untuk membentuk kekuatan baru yang sebenarnya sudah tersusun sebelumnya.
Nama-nama besar pun terpaksa menepi karena cedera, seperti peraih Ballon d'Or atau pemain terbaik dunia Karim Benzema juga masuk dalam daftar hitam tersebut. Selain itu, Deschamps juga kehilangan top skor sementara Bundesliga Jerman Christopher Nkunku.
Tak hanya itu, ia juga kehilangan nama-nama yang bisa jadi langganan Skuad Les Bleus, mereka adalah Paul Pogba, N'Golo Kante, Presnel Kimpembe, Mike Maignan, dan Lucas Hernandez
4. Peran Baru Griezmann

Kehilangan sejumlah nama besar menjelang turnamen, membuat Deschamps harus mencari formula baru untuk skuadnya. Salah satu terobosan baru yang dilakukan adalah menempatkan Antoine Griezmann sebagai geladang menyerang.
Sejatinya posisi pemain asal klub Atletico Madrid ini adalah penyerang, sebagai striker ataupun penyerang sayap. Akan tetapi, dalam turnamen ini, Griezmann dipercaya untuk menempati posisi nomor 10 tersebut.
Tak ada yang menyangka, Griezmann berhasil menjawab kepercayaan tersebut. Pria berusia 31 tahun ini sukses menjawab kepercayaan Deschamps ditengah turunnya perfoma di klub kala itu.
Bahkan hingga saat ini, ia torehan pengumpan terbanyak sementara dengan tiga assist bersama Lionel Messi (Argentina), Bruno Fernandes (Portugal), dan Harry Kane (Inggris).
5. Giroud Belum Habis

Beban berat harus dipikul oleh Olivier Giroud, pemain berusia 36 tahun ini menjadi ujung tombak Prancis, karena Deschamps kehilangan nama besar, seperti Karim Benzema dan Christopher Nkuku yang sedang naik perfomanya.
Akan tetapi, Giroud yang dinilai sudah habis mampu menjawab keraguan tersebut. Pemain asal klub AC Milan ini sukses mencetak empat gol dan berpotensi untuk bertambah, bahkan berpeluang untuk meraih sepatu emas sebagai pencetak gol terbanyak.
Tak hanya itu, Giroud juga menjadi pencetak gol terbanyak untuk Prancis dengan 53 gol. Rekor tersebut diraih di Piala Dunia 2022 ini, melewati top skorer sebelumnya, Thierry Henry dengan 51 gol.
6. Mbappe Sang Superstar

Pejalanan terjal Prancis menuju partai final Piala Dunia 2022 tak lepas dari peran gemilang dari Kylian Mbappe. Masih berusia 23 tahun, Mbappe menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang turnamen.
Kini, ia menempati posisi teratas pencetak gol terbanyak dengan lima gol bersama Lionel Messi. Tak hanya itu, Mbappe juga tercatat menjadi salah satu pengumpan terbanyak dengan dua assist. Catatan Mbappe pun masih bisa bertambah pada laga final nanti.
Editor: Redaktur TVRINews
