
Gilberto Silva saat di acara FIFA World Cup Trophy Tour di JCC, Jakarta, Kamis (22/1/2026). (Foto: Nick Hano)
Penulis: Irfan Sudrajat
TVRINews - Jakarta, Indonesia
Gilberto Silva menyatakan, sukses Brasil juara Piala Dunia telah menjaga tradisi sepak bola Negeri Samba.
Bicara Brasil, yang pertama kali terlintas tentu tentang Sepak Bola, tentang Pele, atau tentang keindahan sepak bola.
Brasil memang juga terkenal dengan hutan hujan Amazon atau karnaval Rio de Janeiro. Namun, tidak ada yang lebih menarik tentang Brasil daripada fanatisme masyarakatnya kepada olahraga yang disebut dengan The Beautiful Game ini.
Brasil memang terkenal dan besar karena sepak bola. Bagaimana mereka terus menjaga citra tersebut, bagaimana mereka menjaga tradisi itu turun temurun seolah sepak bola menjadi napas dalam kehidupan keseharian mereka, menjadi sisi-sisi lain yang sangat menarik.
Dari satu generasi ke generasi lainnya, selalu ada yang mampu menjaga "tradisi" tersebut. Dan, Gilberto Silva salah satu figur yang menjaga Brasil sebagai Negeri Sepak Bola.
Nama Gilberto Silva tercatat dalam sejarah Brasil dan juga sepak bola dunia, ketika dia menjadi pemain utama dalam membawa Brasil juara Piala Dunia 2002. Ketika Gilberto Silva dan rekan setimnya mengangkat trofi Piala Dunia 2002, saat itulah dia dan semua pemain Brasil di Piala Dunia tersebut telah menginsprasi masyarakat Brasil, termasuk generasi muda Negeri Samba.
"Bagi kami sebagai orang Brasil, Piala Dunia sangat berarti besar. Ketika Anda memenangi Piala Dunia, Anda tidak memenanginya hanya untuk diri Anda, tapi untuk untuk negara Anda," kata Gilberto Silva dalam wawancara ekslusif dengan TVRI, Kamis (22/1/2026) lalu.
Gilberto Silva datang ke Indonesia pada Kamis (22/1/2026) sebagai Legend FIFA dari acara FIFA World Cup Trophy Tour yang berlangsung di JCC, Senayan, Jakarta.
Menurut Gilberto Silva, setiap Timnas Brasil tampil di Piala Dunia, harapan publik sepak bola Brasil begitu besar. Masyarakat Brasil berharap para pemain mereka dapat memberikan momen terbaik dalam hidup mereka yang menjadi kenangan indah.
"Ini (gelar juara Piala Dunia) sangat spesial. Ketika saat kami meraihnya, kami tidak menyadari apa arti pencapaian tersebut," kata Gilberto Silva lagi. "Namun, setelah seiring waktu berlalu, kami mengerti betapa pentingnya pencapaian ini bagi sejarah negara kami."
Sukses meraih gelar Piala Dunia 2002 itu pun memberikan euforia bagai maysarakat Brasil. Mereka merayakannya dengan kegembiraan atas sukses yang diraih Timnas Brasil yang ketika itu di bawah asuhan Luiz Felipe Scolari tersebut.
Gelar itu memberikan kesan mendalam bagi masing-masing masyarakat Brasil. Apalagi, gelar tersebut memang sudah dinantikan setelah kali terakhir meraihnya pada Piala Dunia 1994. Sementara bagi para pemain muda, pencapaian Tim Samba ketika itu telah menginspirasi, berharap bisa mengikuti jejak para idola mereka suatu saat nanti.
"Kami mengerti pentingnya gelar Piala Dunia bagi generasi masa depan karena setelah pencapaian tersebut kami melihat begitu banyak anak-anak ingin menjadi pemain sepak bola," kata Gilberto Silva.
Namun demikian, Gilberto Silva juga mengingatkan bagaimana pentingnya sebuah proses perjuangan untuk menjadi pemain profesional yang bisa bermain untuk Timnas Brasil. "Namun, bagaimana untuk menjadi pemain yang baik? Yaitu menjadi manusia yang lebih baik."
Anak-anak di Brasil atau para pemain muda memang terinspirasi dari idola mereka. "Mereka ingin menjadi pemain terbaik, mereka harus banyak berlatih, bermain, mereka harus disiplin," kata pria berusia 49 tahun ini.
"Bagi orang Brasil, tidak setiap hari Anda berada dalam sebuah pertandingan atau memenangi pertandingan, lalu tidak setiap hari Anda memiliki hari yang baik, Anda justru harus menghadapi banyak tantangan. Jadi Anda harus menjadi orang yang kuat untuk menghadapi semua itu."
Disiplin dan mentalitas yang kuat menjadi salah satu kunci dari kebanyakan para bintang Brasil yang meraih gelar Piala Dunia. Hal itu memberikan inspirasi bagi para generasi masa depan Brasil untuk berjuang lebih baik lagi meraih mimpi mereka.
Inilah yang menurut Gilberto Silva membuat negerinya menjadi negeri yang besar karena Piala Dunia.
Editor: Irfan Sudrajat
