
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Horsens
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) resmi menyetujui perubahan sistem skor pertandingan menjadi 15 poin x 3 gim (best of three games). Keputusan ini diambil dalam 87th BWF Annual General Meeting (AGM) yang digelar di Horsens, Denmark, Sabtu, 25 April 2026.
Perubahan tersebut disahkan melalui mekanisme voting dengan hasil 198 negara menyetujui dan 43 negara menolak, sekaligus menjadikannya sebagai kebijakan resmi BWF. Sistem skor baru ini dijadwalkan mulai berlaku pada 4 Januari 2027.
Pertemuan tahunan itu dibuka oleh Presiden BWF Khunying Patama Leeswadtrakul dan dihadiri seluruh anggota.
Delegasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diwakili Wakil Sekjen Wino Sumarno dan Kabid Hubungan Luar Negeri Bambang Roedyanto turut hadir dalam forum tersebut.
Perubahan sistem skor menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasan Council Proposals, yang bertujuan meningkatkan dinamika pertandingan sekaligus daya tarik bulutangkis secara global.
PBSI menyatakan akan segera melakukan kajian internal serta menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi perubahan tersebut, termasuk penyesuaian program pembinaan dan persiapan atlet.
“Kami akan mempelajari secara komprehensif dampak perubahan sistem skor ini terhadap pola permainan dan strategi atlet. PBSI berkomitmen untuk memastikan atlet Indonesia tetap kompetitif dan siap menghadapi implementasi kebijakan ini,” ujar Roedyanto dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 25 April 2026.
Editor: Redaktur TVRINews
