
Timnas Iran usai menyingkirkan Portugal 2018 (Foto: FIFA)
Penulis: Fityan
TVRINews-Teheran
Misi "Team Melli" Mencetak Sejarah Baru dengan Menembus Fase Gugur untuk Pertama Kalinya
Tim Nasional Republik Islam Iran, yang dikenal dengan julukan Team Melli, bersiap mengukir sejarah baru dalam penampilan ketujuh mereka di putaran final Piala Dunia FIFA.
Sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia, Iran datang ke turnamen edisi 2026 di Amerika Utara dengan ambisi besar: melampaui babak penyisihan grup untuk pertama kalinya.
Meskipun menyandang status sebagai juara kontinental tiga kali, kesuksesan Iran di level regional belum sepenuhnya terduga di panggung global.
Dalam enam partisipasi sebelumnya, langkah mereka selalu terhenti di fase grup. Namun, optimisme kini membumbung tinggi menyusul performa impresif selama babak kualifikasi.
Sentuhan "Sang Jenderal" Amir Ghalenoei
Di bawah asuhan pelatih berpengalaman Amir Ghalenoei, Iran menunjukkan stabilitas yang luar biasa.

(bomber Mehdi Taremi andalan Iran untuk menjadi mesin gol (Foto: FIFA))
Ghalenoei, yang dijuluki sebagai "Sang Jenderal" saat masih aktif bermain, berhasil membawa timnya melaju mulus di kualifikasi zona Asia dengan hanya menelan satu kekalahan dari 16 pertandingan.
Setelah sukses membawa Iran mencapai semifinal Piala Asia AFC tak lama setelah menjabat pada Maret 2023, Ghalenoei kini memikul beban harapan publik untuk membawa perubahan di level dunia.
Strategi taktisnya akan diuji di Grup B, di mana Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru (15 Juni), Belgia (21 Juni), dan Mesir (26 Juni).
Generasi Emas dan Catatan Sejarah
Kekuatan Iran saat ini bertumpu pada lini serang yang tajam, dipimpin oleh bomber Mehdi Taremi dan Sardar Azmoun.
Taremi sendiri tercatat sebagai satu-satunya pemain Iran yang mampu mencetak lebih dari satu gol di ajang Piala Dunia, setelah membukukan dua gol ke gawang Inggris pada edisi Qatar 2022.
Secara historis, momen paling berkesan bagi Iran terjadi pada Piala Dunia 1998 di Prancis, saat mereka menumbangkan Amerika Serikat 2-1 dalam laga yang sarat akan pesan perdamaian.
Sementara itu, secara statistik, penampilan di Rusia 2018 dianggap sebagai performa terbaik mereka, di mana mereka hampir saja menyingkirkan Portugal di laga penentuan.
"Hopes are high that things are about to change. Blessed with a fine generation of established talent, Team Melli head to the global extravaganza well placed to reach the knockout phase," tulis laporan resmi FIFA terkait profil tim tersebut.
Dengan skuat yang lebih matang dan kepemimpinan kapten berpengalaman seperti Ehsan Hajisafi pemegang rekor penampilan terbanyak Iran di Piala Dunia turnamen 2026 menjadi pembuktian apakah raksasa Asia ini mampu berbicara banyak di hadapan dunia.
Editor: Redaksi TVRINews
