
Penyerang Brentford, Igor Thiago, berpeluang masuk Timnas Brasil dan tampil di Piala Dunia 2026. (Grafis: Jovi Arnanda)
Penulis: Irfan Sudrajat
TVRINews - Brentford, Inggris
Igor Thiago, mesin gol Brentford berharap bisa masuk Timnas Brasil dan bermain di Piala Dunia 2026.
Nama Igor Thiago ada dalam barisan penyerang yang mengantre masuk Timnas Brasil. Penyerang Brentford ini di antara bintang seperti Neymar, Richarlison, Igor Jesus, atau bahkan Endrick.
Di antara banyak nama tersebut, hanya Igor Thiago yang tidak memiliki caps. Sepanjang kariernya, bintang berusia 24 tahun ini memang belum pernah bermain satu kali pun untuk Tim Samba.
Igor Thiago juga belum pernah dipanggil masuk skuad Brasil, termasuk di era kepelatihan Carlo Ancelotti. Jika ukuran pemanggilan pemain untuk putaran final nanti nya adalah caps, tentu peluang Thiago untuk masuk Timnas Brasil sangat kecil.
Namun, Igor Thiago memiliki alasan kuat untuk mengetuk pintu Carlo Ancelotti. Dia membawa angka 17 gol di Liga Inggris 2025/2026 yang tengah bergulir ini. Produktivitas gol itu yang membuatnya menjadi kandidat kuat masuk skuad Brasil asuhan Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia 2026 nanti.
Carlo Ancelotti tentu sulit untuk tidak mempertimbangkan nama Igor Thiago. Pasalnya, dengan jumlah gol tersebut, dia menjadi pembahasan para pandit agar Carlo Ancelotti mempertimbangkan Igor Thiago sebagai salah satu penyerang Brasil di Piala Dunia 2026.
Musim ini memang menjadi musimnya Igor Thiago. Total dia telah mengoleksi 18 gol dari 26 laga di semua ajang untuk Brentford, dengan 17 gol di antaranya di Liga Inggris.
Namanya tiba-tiba muncul sebagai pemain yang menjadi pesaing para penyerang Brasil. Bahkan, jika memang ukurannya adalah produktivitas gol, Igor Thiago pantas mendapatkan tempat Utama di Timnas Brasil.
Dia adalah salah satu sensasi besar di Liga Inggris musim ini. Dengan Piala Dunia 2026 yang kurang dari empat bulan, Igor Thiago mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak kedua sementara di Liga Inggris di bawah Erling Haaland (Manchester City).
Igor Thiago berharap, gol-gol yang diciptakannya bersama Brentford cukup membawanya untuk mewujudkan impiannya yaitu bermain di Timnas Brasil senior di ajang Piala Dunia 2026.
"Tentu saja, saya selalu memikirkan tentang bermain di Timnas Brasil. Tuhan memberikan tujuan kepada kehidupan setiap orang. Jika itu kehendak Tuhan dan pelatih Carlo Ancelotti, akan menjadi sebuah kegembiraan dan kehormatan bagi saya mewakili negara saya," kata Igor Thiago seperti yang diberitakan Transfermarkt.
Untuk saat ini, dia hanya menunggu momen itu datang. Timnas Brasil akan melakoni laga uji coba sebelum bertarung di Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti akan membawa pasukannya menghadapi Prancis dan Kroasia pada 26 dan 31 Maret 2026.
"Merupakan perasaan yang tidak dapat terlukiskan bermain untuk Brasil. Bahkan, saya tidak dapat menjelaskannya dengan kata-kata," Igor Thiago menambahkan. "Perasaan saya tentang Piala Dunia 2026 sangat berhasrat, saya sangat berharap menjadi bagian dari skuad Brasil."
Igor Thiago menyatakan, seperti pemain lainnya, dia pun selalu berharap dan memimpikan bermain di Piala Dunia. Kini, dia melihat dirinya begitu dekat untuk mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan.
"Itu (main di Piala Dunia) sesuatu yang hanya bisa saya lihat di televisi, tapi sekarang saya sudah dekat untuk mendapatkan pengalaman tersebut. Bahkan, saya sendiri tidak pernah membayangkan ini akan terjadi," katanya lagi.
Tulang Punggung Keluarga
Igor Thiago lahir di Gama, Brasil pada 26 Juni 2001. Dirinya sudah ditinggal ayahnya yang meninggal saat berusia 13 tahun. Karena situasi tersebut, Igor Thiago kemudian membantu finansial keluarganya.
Dia mengakui bekerja apapun seperti ikut dalam membantu menyelenggarakan pernikahan, bekerja di supermarket sayuran, jasa antar, pencucian mobil, dan sebagainya. Situasi tersebut menempa mentalitasnya menjadi lebih kuat dibandingkan anak-anak seusianya.
Cara berpikir dan caranya berbicara membuatnya terlihat seperti orang dewasa. "Semua itu karena saya sudah kehilangan ayah saat kecil, saya harus tumbuh dengan mentalitas yang lebih kuat. Saya telah melihat kehidupan hidup ini dengan cara yang berbeda, matang lebih cepat," katanya tersenyum.
Thiago kemudian bergabung ke klub Bernama Gremio Ocidental, di bawah asuhan pelatih bernama Sergio Goncalves.
"Selama tiga tahun hidup saya, saya berlari 10 kilometer untuk mencapai tempat latihan. Saya pergi dan pulang berlari setiap hari. Saya tidak memiliki uang untuk naik bus, jadi saya harus berjalan kaki atau berlari untuk ke tempat latihan," kata Igor Thiago.
Karena kehidupannya itu pula, karier sepak bolanya terbilang telat. Dirinya baru masuk tim muda Cruzeiro di usia hampir 19 tahun. Jalannya di sepak bola memang berbeda dibandingkan dengan sejumlah pemain Brasil yang telah menjadi bintang.
Namun, menjadi bagian dari Cruzeiro adalah langkah dengan proses yang panjang. Dia sebelumnya mencoba-coba untuk mengikuti tes di sejumlah klub seperti Novorizontino, Mirassol, dan Athletico Paranaense.
Kesempatan pertama datang di usianya yang 17 tahun, di klub Vere, yang jaraknya sekitar 1.500 kilometer dari tempat tinggalnya. Di Vere, dia menjadi top-scorer dalam Kejuaraan Brasil U-17. Dari sanalah kemudian sejumlah tim tertarik kepadanya.
Salah satu klub yang tertarik adalah Gremio. Meski demikian, dia justru malah bergabung ke tim muda Cruzeiro. Dia memberikan video dirinya kepada Direktur Amarildo Ribeiro dan pelatih U-20 Cruzeiro, Ricardo Resende.
Awalnya, pengajuan dirinya masuk ke tim muda Cruzeiro sempat ditolak. Pihak klub menyatakan bahwa dirinya dengan usianya saat itu telat untuk masuk kategori di tim muda.
"Ketika itu banyak sekali penilaian. Namun, yang tidak mereka mengerti adalah bahwa saya tidak pernah memiliki pengalaman berlatih di tim muda. Dalam hidup saya, saya selalu belajar dengan cara cepat. Jadi, langkah pertama saya di sepak bola langsung berada di tim U-20." katanya, mengenang.
Mengidolakan Ronaldo Nazario
Dari sanalah kemudian kariernya dimulai. Bermain di tim senior Cruzeiro sejak 2020 hingga 2022, dirinya kemudian bergabung ke tim asal Bulgaria, Ludogorets Razgrad sejak 2022 hingga 2023.
Igor Thiago kemudian bermain di Club Brugge sampai 2024 hingga kemudian bergabung ke Brentrord. Sejumlah gelar diraihnya bersama Ludogrets Razgard seperti juara Liga Bulgaria pada 2021-2022, 2022-2023, Piala Bulgaria (2022-2023), dan Piala Super Bulgaria 2022.
Di Club Brugge, dia pun membawa timnya juara Liga Belgia (Pro League) 2023-2024. Kini, setelah perjalanan kariernya di sejumlah klub tersebut, dia berharap bisa bermain untuk Timnas Brasil.
Karena kariernya di Bulgaria, dia pun mendapatkan paspor negeri ini pada 2023 yang membuatnya bisa bermain untuk Timnas Bulgaria. Meski demikian, dia masih menunggu untuk bermain di tim nasional negeri kelahirannya.
Sempat mendapatkan panggilan masuk Timnas Brasil U-23 tapi dia menolak dengan harapan masih memiliki opsi apakah bisa bermain di timnas antara Bulgaria atau Brasil.
Igor Thiago mengidolai Ronaldo Nazario, legenda hidup sepak bola Brasil. Takdirnya di Cruzeiro pun mempertemukan dengan idolanya ini.
Ronaldo Il Fenomeno, menjadi presiden Cruzeiro pada 2021. Sebelum Igor Thiago pergi meninggalkan Cruzeiro, dia sempat bertemu dengan idolanya itu.
Thiago dijual oleh Cruzeiro pada Februari 2022 seharga 1,2 juta Euro. Ia menghabiskan satu setengah tahun di Bulgaria dan memberikan dampak besar, mencetak 21 gol dan memberikan 11 assist dalam 55 pertandingan, sebuah performa yang menarik perhatian Club Brugge yang kemudian merekrutnya seharga 11 juta Euro.
Di klub barunya, ia pun sukses. Ia mencetak 29 gol dan memberikan enam assist dalam 55 pertandingan. Namun, kariernya di sepak bola Belgia hanya berlangsung satu musim. Gol-gol pemain Brasil itu menarik minat Brentford, yang membayar 33 juta Euro untuk bermain di Liga Primer Inggris.
Dengan 17 gol yang telah diciptakannya di Liga Inggris 2025/2026 yang tengah berjalan ini, dia telah mencatat rekor sebagai pemain pertama asal Brasil yang mencatat jumlah tersebut dalam satu musim.
Igor Thiago mematahkan rekor gol Matheus Cunha yang sebelumnya memegang rekor ini dengan 15 gol pada 2024/2025 dari 33 laga, serta Gabriel Martinelli juga dengan 15 gol pada 2022/2023.
Jadi, dengan 17 gol yang telah diciptakannya, wajar pula jika Igor Thiago bermimpi untuk bisa bermain di Timnas Brasil, di Piala Dunia 2026.
Editor: Irfan Sudrajat
