TVRINews, Aichi
Pelatih Timnas Basket Putri 5x5 Indonesia Gitautas Kievinas menjadikan kekalahan dari Tiongkok sebagai pengalaman penting untuk meningkatkan kepercayaan diri anak asuhnya dalam menghadapi tim-tim elite Asia.
Indonesia harus mengakui keunggulan Tiongkok dengan skor 41-110 pada laga terakhir Grup A Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi International Arena, Senin, 21 September 2026.
Meski kalah dengan selisih cukup jauh, Gitautas menilai para pemainnya mampu menunjukkan perlawanan pada kuarter pertama.
Pelatih asal Lithuania itu berharap penampilan tersebut dapat dipertahankan lebih lama pada pertandingan berikutnya.
“Memang ada gap, tapi saya senang dengan permainan para pemain saya pada kuarter pertama. Mereka bermain dengan animo. Saya berharap ke depan kami bisa bermain seperti itu lebih lama,” ujar Gitautas dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Gitautas, pertandingan melawan Tiongkok tidak semata-mata harus dilihat dari selisih poin.
Bertemu salah satu kekuatan terbesar bola basket Asia memberikan kesempatan bagi pemain Indonesia untuk merasakan langsung intensitas permainan di level tersebut.
Pengalaman itu juga dinilai penting untuk membangun keyakinan bahwa Indonesia mampu bersaing dengan tim-tim elite Asia.
“Kami melihat bahwa mereka juga manusia. Mereka merasakan kesakitan. Jadi kami bisa bermain dengan mereka hari ini hanya satu kuarter. Saya berharap segera akan ada lebih dari satu kuarter. Kami akan lebih percaya pada diri kami bahwa kami juga bisa bermain melawan tim elite,” kata Gitautas.
Gitautas pun berharap pengalaman menghadapi Tiongkok menjadi modal bagi para pemain untuk berkembang.
Menurutnya, tantangan berikutnya bukan hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperpanjang periode permainan ketika Indonesia mampu memberikan tekanan kepada lawan.
Sementara, Kapten Timnas Basket Putri Indonesia Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi mengakui timnya belum mampu menampilkan permainan terbaik.
“Kami masih belum bermain dengan permainan terbaik kami. Seperti yang coach katakan, kami bermain dengan baik di kuarter pertama, kemudian kami terpeleset. Kami tidak menunjukkan yang terbaik,” ucap Dewa Ayu.
“Kami bangun setelah kuarter ketiga. Ini adalah pengalaman yang bagus bagi kami. Kami harus menjadi lebih baik,” tutur Dewa Ayu menambahkan.
Kendati kalah dari Tiongkok, Indonesia tetap melangkah ke perempat final setelah Tailan menelan kekalahan keduanya di Grup A.
Dewa Ayu dan kawan-kawan selanjutnya masih menunggu lawan di babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 24 September 2026.










