
Foto: FIFA
Penulis: Fityan
TVRINews - Tampa
Bintang muda AS incar trofi Piala Dunia setelah sukses menembus La Liga.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Alex Freeman telah bertransformasi dari pemain cadangan di Major League Soccer (MLS) menjadi salah satu talenta paling menjanjikan di lini pertahanan tim nasional Amerika Serikat.
Bek kanan berusia 21 tahun ini kini membidik target ambisius: menyandingkan trofi Piala Dunia FIFA dengan cincin Super Bowl milik ayahnya.
Putra dari legenda Green Bay Packers, Antonio Freeman, ini sempat diprediksi akan mengikuti jejak sang ayah di dunia American Football.
Namun, Alex memilih jalurnya sendiri di lapangan hijau, sebuah keputusan yang kini membawanya menuju panggung tertinggi sepak bola dunia.
"Saya tumbuh di lingkungan atletis dan memainkan semua jenis olahraga.
Namun, saya merasakan cinta yang berbeda untuk sepak bola," ujar Freeman dalam wawancaranya bersama FIFA.
"Ini adalah upaya saya untuk membangun perjalanan pribadi dan menciptakan identitas sendiri di dunia atletik."
Kebangkitan yang Fenomenal
Perjalanan Freeman tidaklah instan. Ia sempat menghadapi penolakan dari akademi Inter Miami sebelum akhirnya pindah ke Orlando City.
Keputusan sulit untuk hidup terpisah dari keluarga selama pandemi COVID-19 pada tahun 2020 diakuinya sebagai titik balik kedewasaannya.
Keberuntungan mulai berpihak pada musim MLS 2025.
Freeman berhasil mengamankan posisi utama di Orlando City, sebuah performa yang langsung menarik perhatian pelatih tim nasional, Mauricio Pochettino.
Sejak debutnya melawan Turkiye pada Juni lalu, posisi Freeman di sisi kanan pertahanan AS nyaris tak tergantikan.
Rekan setimnya, Luca de la Torre, bahkan secara terbuka mengakui keterkejutannya atas kemajuan pesat sang bek.
"Jujur, saya tidak tahu siapa Anda sebelum pemanggilan ini," canda De la Torre dalam sebuah konferensi pers tahun lalu, menggambarkan betapa cepatnya Freeman mencuri perhatian publik.
Menuju Spanyol dan Piala Dunia 2026
Tahun 2025 ditutup dengan gemilang bagi Freeman setelah ia mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-1 atas Uruguay pada November lalu.
Momentum ini berlanjut dengan kepindahannya ke klub La Liga, Villarreal, pada jendela transfer Januari 2026.
Pochettino memuji semangat yang ditunjukkan Freeman, menyatakan bahwa pelatih asal Argentina tersebut lebih menghargai gairah dan kerja keras daripada sekadar usia atau reputasi lama.
Menjelang Piala Dunia FIFA 2026, Freeman tetap membumi namun penuh tekad.
"Tahun ini terasa luar biasa, tetapi saya membidik capaian yang lebih tinggi.
Bisa mencapai level ini di awal karier memberi saya lebih banyak semangat untuk membuktikan kemampuan maksimal saya," pungkas Freeman.
Editor: Redaktur TVRINews
